Tampilkan postingan dengan label Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bayi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Oktober 2015

Mengapa Bayi Menangis Tanpa Sebab?



Bayi menangis tanpa sebab dapat diduga bahwa bayi tersebut terserang kolik. Kolik adalah keadaan dimana si bayi menangis terus-menerus secara berlebihan (lebih dari 3 jam sehari dan paling sedikit 4 hari dalam seminggu). Gangguan itu bisa terjadi sejak si kecil lahir hingga usianya 3-4 bulan. Namun, jangan langsung menduga bahwa bayi mengalami kolik bila ia menangis berlebihan. Tangisan bayi bisa saja terjadi karena ia lapar, lelah, popoknya basah, atau kedinginan. Beberapa gangguan seperti demam (suhu tubuh lebih dari 37.5? C), diare, atau infeksi lainnya seringkali juga membuat si bayi rewel.

Kolik sering dikaitkan dengan adanya gangguan pada saluran pencernaan, misalnya akibat mengejangnya otot di dinding usus atau adanya udara dalam usus. Kolik mungkin juga terjadi karena bayi mengalami intoleransi laktosa atau alergi terhadap susu sapi maupun susu formula. Namun, mekanisme spesifik penyebab terjadinya kolik hingga kini belum diketahui secara pasti. Kolik biasanya akan menghilang dalam beberapa minggu dan tidak ada dampak jangka panjang terhadap kesehatan si bayi. Selain itu, bayi yang kolik umumnya tetap memiliki nafsu makan yang baik dan kenaikan berat badan yang normal.

Gejala terjadinya kolik adalah sebagai berikut:
1. Menangis secara berlebihan setelah minum susu atau ketika bangun tidur, terutama di malam hari
2. Tangis si bayi sulit untuk dihentikan ketika serangan kolik terjadi
3. Ketika menangis, wajahnya berwarna kemerahan dan kakinya diangkat-angkat
4. Perutnya mungkin kembung

Yang sebaiknya Ibu lakukan ketika menghadapi bayi yang kolik, yaitu:
1. Memastikan kebutuhan bayi sudah terpenuhi. Misalnya, jangan sampai ia terlalu lapar atau harus menunggu lama untuk disusui
2. Peluklah, sehingga si kecil merasa nyaman
3. Usap-usap punggungnya dengan menengkurapkan bayi di atas pangkuan Anda
4. Ajak jalan-jalan dengan kereta dorong atau naik mobil agar ia tenang
5. Mandikan dengan air hangat dan ciptakan suasana rileks di malam hari
6. Ayun-ayun si kecil sambil menyanyikan atau memutar lagu favoritnya

Produk CNI yang bisa membantu meningkatkan kesehatan bayi, yaitu:
• CNI Sun Chlorella 3X5 tab/hari
• CNI Gold Soya
• Phyto Lite




============================
Produk-produk CNI telah terkenal sebagai produk-produk bermutu tinggi baik dari segi manfaat maupun kualitasnya. Sebagai bukti komitmen CNI pada kualitas, CNI telah memiliki sistem Jaminan Kepuasan Konsumen (JKK).
Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”    
Untuk info & Pemesanan :  
Hubungi Uni EVA
BB :  572492F1
Telp / Hp : 021-7816369  / 0816 160 5367
  Kunjungi Toko Online kami di : 
Simak Info Kesehatan lainnya di :

 
=====
Anda Punya Usaha, Butuh Pekerjaan, atau Ingin Mempromosikan Usaha Apapun?  Bergabunglah dengan Media Promosi yang ada. Berikut klik Disini, Daftar Media yang dapat anda gunakan. Klik setiap link yang ada. 
Selamat Berpromosi  

Mencegah Radang Payudara saat Menyusui


Cara mencegah radang payudara:
1. Keluarkan kelebihan ASI dengan segera. ASI yang tidak dikeluarkan akan menumpuk dan menimbulkan penyumbatan di dalam payudara yang dapat berujung peradangan.
2. Susui bayi sesering mungkin dan jangan memperpanjang jarak antar tiap waktu menyusui.
3. Jika payudara sudah terasa penuh ASI, bujuklah bayi untuk menyusui. Anda tidak perlu menunggu sampai si kecil merasa lapar.

Cara mengatasi radang payudara:
1. Istirahat. Istirahat akan menghilangkan stres dan meningkatkan kekebalan tubuh Anda kembali.
2. Kompres payudara. Secara bergantian, kompres payudara Anda dengan kompres hangat dan dingin. Kompres dingin menghilangkan rasa nyeri, sedangkan kompres panas membantu memerangi peradangan.
3. Pijat daerah yang sakit. Pemijatan akan meningkatkan sirkulasi, mengurangi penyumbatan payudara serta membantu meningkatkan faktor imunitas di payudara. Pijatlah payudara Anda sambil mandi air hangat atau berendam air hangat.
4. Jangan berhenti menyusui meskipun payudara meradang. Penghentian ini dapat menyebabkan terjadinya infeksi kuman penyakit pada payudara yang dapat berlanjut menjadi abses payudara (payudara bernanah).
5. Susuilah lebih sering di payudara yang meradang.
6. Susuilah payudara yang meradang sampai kosong, karena apabila ada yang tersisa akan lebih mudah terinfeksi lagi.
7. Sebaiknya langsung susui bayi (jangan dipompa), kecuali jika terpaksa karena bayi menolak menyusu, keluarkan ASI dengan tangan atau dipompa.
8. Mulailah menyusui dengan payudara yang sehat, setelah itu baru ganti ke payudara yang sakit. Cara ini akan mengurangi nyeri saat menyusu.
9. Apabila bayi Anda menolak untuk menyusu pada payudara yang meradang, ini dapat disebabkan karena peradangan kelenjar susu meningkatkan kadar sodium (garam) pada ASI sehingga rasanya jadi asin. Kebanyakan bayi tidak menyadari rasa asin ini, tetapi ada bayi yang menolak untuk meminumnya. Apabila bayi Anda menolak, mulailah menyusui dari payudara yang sehat, baru selanjutnya tukar ke payudara yang meradang.
10. Apabila peradangan terus berlanjut, segeralah periksa ke dokter.

Sumber: Buklet Prenagen "Perawatan Payudara dalam Masa Kehamilan dan Menyusui

Produk CNI yang bisa membantu mengatasinya yaitu:
• CNI Sun Chlorella 3X5 tab/hari
• CNI Ester-C Plus 2X1 tab/hari

Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”


============================
Produk-produk CNI telah terkenal sebagai produk-produk bermutu tinggi baik dari segi manfaat maupun kualitasnya. Sebagai bukti komitmen CNI pada kualitas, CNI telah memiliki sistem Jaminan Kepuasan Konsumen (JKK).
Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”    
Untuk info & Pemesanan :  
Hubungi Uni EVA
BB :  572492F1
Telp / Hp : 021-7816369  / 0816 160 5367
  Kunjungi Toko Online kami di : 
Simak Info Kesehatan lainnya di :

 
=====
Anda Punya Usaha, Butuh Pekerjaan, atau Ingin Mempromosikan Usaha Apapun?  Bergabunglah dengan Media Promosi yang ada. Berikut klik Disini, Daftar Media yang dapat anda gunakan. Klik setiap link yang ada. 
Selamat Berpromosi  

Menyusui, Cukup 10 Menit Tapi Teratur


MENYUSUI bayi berlama-lama kerap dilakukan para ibu dengan maksud dan tujuan beragam. Ada yang melakukannya supaya bayi kenyang, nyaman atau pun untuk membuat tertidur.

Menyusui dengan menuruti keinginan bayi atau dikenal dengan istilah baby-led method ini biasanya banyak direkomendasikan bagi para ibu baru. Namun begitu, metode ini belum tentu yang terbaik bagi sang ibu maupun bayi. Bahkan menurut sebuah riset di Inggris, menyusui dengan tempo singkat tetapi teratur justru lebih baik dan efektif bagi penambahan berat badan bayi.

Seperti dilaporkan dalam jurnal Archives of Disease in Childhood, metode ´short breastfeed´ diklaim lebih bermanfaat daripada menyusui hanya semata menuruti keinginan bayi.

Kesimpulan ini diambil peneliti asal Bradford yang memantau aktivitas 36 ibu yang memberi ASI ekslusif. Peneliti menemukan, pemberian ASI secara teratur hingga maksimal 10 menit untuk setiap sesi menghasilkan peningkatan berat badan signifikan serta rata-rata menyusui yang lebih tinggi.

Namun begitu, para bidan di Inggris berpendapat bahwa metode ´short breastfeed´ ini tidak akan dapat diterapkan pada semua ibu menyusui.

Peneliti, yang dipimpin Dr Anne Walshaw, mencatat bahwa rendahnya penambahan berat badan pada bayi yang memperoleh metode ´baby-led´ merupakan fakta yang banyak terjadi.

Untuk itulah, para dokter di Bradford merekrut 36 ibu untuk dilibatkan dalam riset. Setengah dari partisipan diinstruksikan menyusui ketika bayi meminta dan menawarkannya lagi jika bayi masih menunjukkan tanda-tanda lapar.

Setengah partisipan lainnya diinstruksikan menyusui maksimal 10 menit dan setiap sesi bisa berjarak tiga jam pada siang hari dan, bila perlu boleh dilakukan di malam hari.

Riset menunjukkan, kurang dari 50 persen bayi pada kelompok yang mendapat metode ´baby-led´ masih menyusui setelah sekitar 3 bulan. Sementara bayi yang mengikuti metode tradisional prosentasenya mencapai tiga perempat.

Selain itu, para bayi di kelompok ´baby-led´ dan yang menyusui lebih dari 10 menit setelah sesi pertama, keduanya mencatat penambahan berat yang kurang baik dalam usia enam hingga delapan pekan.

Peneliti mengindikasikan, metode ´baby-led´ dapat mengganggu sistem tubuh ibu dalam memproduksi ASI. Para ibu memerlukan hormon oksitosin yang berfungsi memacu sejenis ketenangan atau refleks, yang menyebabkan air susu beredar dari sel-sel payudara melalui pembuluh hingga puting payudara. Jika bayi tetap menyusui dalam waktu lama, produksi oksitosin akan terhambat.

Peneliti juga menjelaskan, jika bayi tidak mendapat ASI susulan atau second breast, payudara ibu akan penuh pada setiap kali menyusui. Selain itu tubuh akan menghasilkan protein yang akan menghentikan produksi susu, sehingga hal in akan mengganggu proses pemberian AS selama berjam-jam bahkan berhari-hari.

Produk CNI yang bisa membantu mengatasinya yaitu:
• CNI Sun Chlorella 3X5 tab/hari
• CNI Ester-C Plus 2X1 tab/hari
• CNI Marine Organic Calcium 3X1 tab/hari (diminum setelah makan)


============================
Produk-produk CNI telah terkenal sebagai produk-produk bermutu tinggi baik dari segi manfaat maupun kualitasnya. Sebagai bukti komitmen CNI pada kualitas, CNI telah memiliki sistem Jaminan Kepuasan Konsumen (JKK).
Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”    
Untuk info & Pemesanan :  
Hubungi Uni EVA
BB :  572492F1
Telp / Hp : 021-7816369  / 0816 160 5367
  Kunjungi Toko Online kami di : 
Simak Info Kesehatan lainnya di :

 
=====
Anda Punya Usaha, Butuh Pekerjaan, atau Ingin Mempromosikan Usaha Apapun?  Bergabunglah dengan Media Promosi yang ada. Berikut klik Disini, Daftar Media yang dapat anda gunakan. Klik setiap link yang ada. 
Selamat Berpromosi